Bahas Sustainable Tourism dan UGG Meratus, Dispar konsultasi ke Kemenpar
Kertak Hanyar. Jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dari Dinas Pariwisata, serta dari Bappeda dan Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setdaprov Kalsel berkonsultasi ke Kementerian Pariwisata Republik Indonesia terkait sustainable tourism dan terkait dengan Unesco Global Geopark Meratus.
Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Ahmadin, S.E., ini disambut oleh Deputi Sumber Daya Manusia dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia pada Kamis, 5 Maret 2026.
Sejak Tahun 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) tidak lagi fokus mengejar angka kunjungan wisatawan di Indonesia saja, tapi lebih fokus pada usaha mendorong pariwisata berkelanjutan atau sustainable tourism di Indonesia.
Singkatnya, sustainable tourism atau pariwisata berkelanjutan adalah pengembangan konsep berwisata yang dapat dapat memberikan dampak jangka panjang. Baik itu terhadap lingkungan, sosial, budaya, serta ekonomi untuk masa kini dan masa depan bagi seluruh masyarakat lokal maupun wisatawan yang berkunjung.
Dalam upaya mengembangkan sustainable tourism, Kemenparekraf/Baparekraf memiliki empat pilar fokus yang dikembangkan. Di antaranya pengelolaan berkelanjutan (bisnis pariwisata), ekonomi berkelanjutan (sosio ekonomi) jangka panjang, keberlanjutan budaya (sustainable culture) yang harus selalu dikembangkan dan dijaga, serta aspek lingkungan (environment sustainability).
Selanjutnya rombongan melanjutkan konsultasi ke Deputi Bidang Pemasaran, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.








Post Comment