Banua Creative Festival 2025 Sukses digelar
Banjarmasin. Banua Creative Festival 2025 sukses digelar selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Desember 2025 yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata. Festival ini hadir dengan penekanan pada tema istimewa yaitu “titik kumpul” para pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor, guna memperkuat ekosistem ekonomi kreatif (ekraf) di Banua, Kalimantan Selatan.



BCF 2025 menjadi ruang kolaboratif yang mempertemukan kreativitas, budaya, dan peluang ekonomi dalam satu wadah terpadu. Dalam sambutan pada saat pembukaan, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan bahwa Banua Creative Festival merupakan kegiatan yang sangat menarik dan terbuka untuk semua kalangan.
Dikutip dari laman RRI Berdasarkan data aplikasi tiket daring, tercatat lebih dari 7.000 pengunjung menghadiri rangkaian acara Banua Creative Festival 2025 selama tiga hari penyelenggaraan. Direktur BCF 2025, Aswin Nugroho, mengatakan bahwa festival ini dirancang untuk menciptakan keberlanjutan kebangkitan ekonomi kreatif lokal.

Pada pelaksanaan tahun ini, seluruh 17 subsektor ekonomi kreatif dilibatkan secara aktif dalam berbagai program dan kegiatan. Keterlibatan tersebut mencerminkan komitmen BCF 2025 dalam mendorong sinergi lintas subsektor dan memperkuat ekraf daerah.
Konsep “titik kumpul” dihadirkan sebagai harapan agar para kreator, pelaku usaha, pembeli, penonton, hingga investor dapat bertemu dalam satu ruang. “Karena itu kami menghadirkan sesi diskusi dan forum berbagi. Respons para kreator sangat positif dan mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata,” katanya.
Banua Creative Festival 2025 menghadirkan beragam rangkaian acara kreatif, antara lain IdeaForum yang melibatkan unsur hexahelix, Banua Craft berupa pameran produk unggulan ekraf binaan Dispar Kalsel, Layar Film Banjar dengan pemutaran film pilihan, Tertawa Ria pertunjukan stand-up comedy komika Banua. Selain itu ada Rupa-Rupa Seni Rupa sebagai ajang apresiasi seni tradisional dan kontemporer, Sound On yang menampilkan band-band lokal, serta berbagai agenda kreatif lainnya. Seluruh rangkaian ini memperkuat posisi BCF sebagai wadah strategis pengembangan ekonomi kreatif Banua.



Post Comment