Dari Pelatihan Pengembangan Ekraf berbasis Potensi Lokal, Puspar UGM ajak Dispar Kalsel Kunjungi Krebet
Bantul. Dalam rangka praktek lapangan dalam Pelatihan Pengembangan Ekonomi Kreatif berbasis Potensi Lokal, Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada (UGM) memboyong Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengunjungi Desa Wisata Krebet. Dalam kunjungan ini Dispar Kalsel berkesempatan pula untuk praktek membuat batik dengan media kayu.




Desa Krebet adalah sentra industri batik kayu yang mempunyai potensi kepariwisataan baik dari sisi budaya maupun alamnya. Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata menetapkan Krebet sebagai Desa Wisata. Sedangkan melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi bersama Kementrian Perindustrian Republik Indonesia telah memfasilitasi Pengembangan Klaster Batik Kayu Krebet. Fasilitasi pelatihan dan alat, serta pameran telah diberikan demi berkembangnya batik kayu di Krebet.






Desa Wisata Krebet di Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul, meraih Juara I dalam kategori Kelembagaan dan Sumber Daya Manusia pada Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada acara puncak di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu, 17 November 2024.
Dalam kunjungan ini Dinas Pariwisata mendapatkan cerita dibalik keberhasilan Desa Wisata Krebet meraih berbagai penghargaan. Bahwa dalam prosesnya Desa ini telah memproduksi Batik Kayu sejak 1970an dan 1980an, dan pada mulanya hanya sedikit warga yang menggeluti hal ini. Hingga kemudian adanya rasa persatuan dan mulailah tumbuh kebersamaan untuk saling bantu dan hingga akhirnya seluruh warga desa bergotong-royong hingga lahir Desa Wisata Krebet ini.



Post Comment