Dispar Boyong Pokdarwis 13 Kab/Kota Belajar ke Disbudpar Jawa Timur
Surabaya. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata senantiasa berusaha meningkatkan kapasitas pokdarwis se Kalimantan Selatan dalam rangka mengakselerasi perkembangan dan pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan.



Dispar melalui Bidang Pengembangan Destinasi melaksanakan Program Benchmarking dan Replikasi Model Pengelolaan Desa Wisata Berprestasi sebagai Upaya Penguatan Kapasitas Pokdarwis Kalimantan Selatan ke Provinsi Jawa Timur dengan mengunjungi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur pada Agenda Audiensi dan Sharing Knowledge.
Dalam audiensi ini diterima langsung Bapak Samad Widodo Kepala Bidang Destinasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur dan beliau banyak menceritakan mengenai Rencana Induk Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur, Pemberdayaan Desa Wisata serta Geopark atau Taman Bumi di Provinsi Jawa Timur.
Dalam kegiatan ini Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan serta rombongan perwakilan Pokdarwis 13 Kab/Kota se Kalimantan Selatan mendapat banyak ilmu dan pencerahan terutama tentang bagaimana peta jalan pariwisata di daerah dapat disingkronisasikan dengan pengembangan pokdarwis serta desa wisata di Jawa Timur.
Dalam kesempatan ini pula Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan mencoba menyusun langkah strategis jangka pendek dalam mendukung pengembangan destinasi pariwisata di Banua dengan cara mendorong berdirinya asosisasi pokdarwis se Kalimantan Selatan serta menyelenggarakan FGD pengembangan Destinasi Pariwisata bersama-sama dengan 13 Kab/Kota.
Hadir dalam pertemuan ini Kepala Dinas Pariwisata, Iwan Fitriady, S.H.,M.H diwakili Oleh Sekretaris, Dr. Tanwiriah, S.Kep.,Ners.,M.M.Kes beserta Kepala Bidang Pengembangan Destinasi, Gusti Muhammad Yosalvina Yovanie, S.Sos,M.Si didampingi Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat Pariwisata, Musrefinah Lediya, S.Kom dan Kasubbag Umpeg, Sofya Rizki Destiana, S.STP beserta jajaran. Turut berhadir Putri Pariwisata Nusantara 2025, Raudhah.



Post Comment