Dispar Kalsel dampingi Menteri Ekraf Tinjau 3 Ruang Kreatif Kalsel
Banjarmasin. Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, M.Pd melalui Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif, Muhammad Fathurrahman, S.STP mendampingi Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan untuk mendorong penguatan ekosistem kreatif daerah. Kunjungan ini meninjau langsung tiga ruang kreatif andalan, yakni Banjarmasin Creative Hub (BCH), MESS L Banjarbaru, dan Misbar Banjarbaru, sebagai bagian dari strategi pemerintah menjadikan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung baru perekonomian nasional yang dimulai dari daerah.
Menteri Ekraf menyatakan bahwa Perlu kehadiran pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan kota, beserta stakeholder lain yang diharapkan memberi stimulus agar pegiat ekraf semakin berkembang serta kompetitif. Hal ini diungkapkan pada saat membuka acara Ngumpulin Orang Kreatif (NOTIF!) Chapter Banjarmasin di Banjarmasin Creative Hub.
Kunjungan Menteri Ekraf berlanjut ke MESS L Banjarbaru yang dibangun pada 1963 dan direvitalisasi menjadi ruang kreatif serta pusat komunitas seni-budaya dengan kegiatan seperti pelatihan tari, pelatihan juru wisata, maupun galeri produk Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Dekranasda.
Selain itu, Menteri Ekraf juga menyempatkan ke Gerimis Bubar (Misbar) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Kreasi Banjarbaru sebagai arena panggung terbuka berkapasitas 150-200 orang dari hasil kolaborasi Pemerintah Kota dan Badan Ekonomi Kreatif tahun 2019. Di tempat ini, Menteri Ekraf melihat pelatihan teater sekaligus mengapresiasi ruang kreatif yang menghasilkan kreativitas, inovasi, serta keterampilan.
Kegiatan ini dilaksanakan disela-sela peninjauan Sekolah Garuda yang ada di Kalimantan Selatan. Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mewakili Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Sekolah Garuda Transformasi di SMAN Banua, Gambut, Kalimantan Selatan, Rabu, 8 Oktober 2025. Peresmian ini bagian dari peluncuran serentak di 16 sekolah se-Indonesia, yang terdiri dari 4 sekolah baru dan 12 sekolah transformasi.



Post Comment