Kembangkan Ekraf berbasis Potensi Lokal, Dispar belajar ke UGM

Kembangkan Ekraf berbasis Potensi Lokal, Dispar belajar ke UGM

Yogyakarta. Dalam rangka mengembangkan Ekonomi Kreatif di Kalimantan Selatan dengan potensi lokal, maka Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan pelatihan melalui kerjasama dengan Universitas Gadjah Mada Melalui Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta pada 2 s.d 5 Oktober 2025.

Pusat Studi Pariwisata Universitas Gadjah Mada atau dikenal dengan PUSPAR UGM pada awalnya bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan Pariwisata Universitas Gadjah Mada. Didirikan pada tanggal 23 Juli 1994, merupakan salah satu bagian dari Lembaga Penelitian Universitas Gadjah Mada yang memiliki kompetensi penelitian di bidang pariwisata. Puspar UGM didirikan berdasarkan Surat Keputusan Rektor Nomor: UGM/92/4576/UM/01/37. Puspar UGM juga mengembangkan metodologi penelitian yang dapat menghadirkan konsep baru maupun landasan kebijakan dalam pembangunan kepariwisataan baik di tingkat daerah, nasional, dan internasional.

Dalam pelatihan ini Dispar dan Puspar UGM saling sharing tentang Paradigma dan Kebijakan Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Potensi Lokal, Sinergi Arsitektur, Desain dan Periklanan Dalam Mendukung Daya Saing Destinasi Kalimantan Selatan, Strategi Optimalisasi Festival Seni Rupa dan Seni Pertunjukan, serta Strategi Penguatan Sektor Kriya dan Kuliner.

Melalui kegiatan ini Puspar UGM menekankan untuk perlunya Kalimantan Selatan mencari potensi yang jadi bahan bakar arah pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di banua dan akan jadi fokus kedepannya. Selain itu salah satu cara meningkatkan nilai tambah Ekraf adalah Aspek intangible yaitu hal-hal yang tidak berwujud fisik namun memiliki nilai dan dampak signifikan seperti folklore dan sejenisnya.

Post Comment