Rakornis Parekraf 2026 : Diskusi Panel I, Dari Kementerian hinggal BP Geopark Meratus

Rakornis Parekraf 2026 : Diskusi Panel I, Dari Kementerian hinggal BP Geopark Meratus

Banjarmasin. Rapat Koordinasi Teknis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kalimantan Selatan Tahun 2026 ini mengambil tema “Penguatan Peran Strategis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif melalui Sinergi Program, Peningkatan Daya Saing dan Pengembangan Nilai Tambah dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Selatan” dengan menghadirkan beragam narasumber.

Pada sesi pertama yang dipandu oleh Moderator Abdul Azis, Rakornis menghadirkan narasumber dari Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesa, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan dan Badan Pengelola Geopark Meratus.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, S.H.,M.H membuka paparan tentang arah kebijakan kepariwisataan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 laksanakan dengan 3 tujuan besar yaitu :

Paparan dilanjurtkan oleh Narasumber dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia yang disampaikan oleh Rayendi Nur Salam, S.ST.Par.,M.Sc Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpar RI yang menyampaikan materi tentang Arah Kebijakan dan Strategi Pengembangan Pariwisata Tahun 2025-2029. Dalam Paparannya beliau menyampaikan bahwa Kemenpar akan memberikan Tugas Pembantuan kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sebesar Rp 470,000,000,-.

Selanjutnya paparan dari Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia disampaikan oleh Raka Nurhadi Perencana Ahli Pertama Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Ekonomi Kreatif / Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia yang turut menyampaikan hasil Rakortekbang 2027 untuk Kalimantan Selatan terdapat 2 (dua) usulan yaitu Fasilitasi HKI dan Revitalitasi Ruang Kreatif

Selanjutnya materi dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan disampaikan oleh Erma Safitri, S.Hum, M.E Perencana Ahli Muda Bappeda Prov. Kalsel tentang Arah Kebijakan Pembangunan urusan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kalimantan Selatan bahwa dalam RPJMD Provinsi Kalimantan Selatan 2025-2029 pengembangan Pariwisata Kalsel akan dibagi dalam 3 (tiga) Klaster Pengembangan Pembangunan yaitu Klaster Banjarbakula dan Sekitarnya, Klaster Banua Anam dan Klaster Saijaan Bersujud.

Selanjutnya sebagai penutup sesi I, Badan Pengelola Geopark Meratus diwakili oleh Theodorik Rizal Manuk, S.T.,M.Sc, Kepala Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam Bappeda Prov. Kalsel menyampaikan paparan Menguatkan Peran Strategis Geopark Meratus dalam Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kalimantan Selatan dan GEOfood merupakan salah satu rencana pengembangan selanjutnya yang sedang dikaji.

Post Comment