Produser Kuyank sambangi Dispar

Produser Kuyank sambangi Dispar

Kertak Hanyar. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriady, S.H.,M.H didampingi jajaran pejabat administrator dan pengawas lingkup Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menyambut kedatangan Produser/sutradara film Kuyank, Johansyah Jumberan.

Pria kelahiran asli Nagara, Kabupatan Hulu Sungai Selatan, Provinsi Kalimantan Selatan ini bercerita dan bertukar pikiran tentang dunia perfilman dalam rangka mendukung tumbuh kembangnya ekraf di Kalsel.

Johansyah Jumberan merantau ke Jakarta untuk menempuh pendidikan tinggi dan mulai menekuni penulisan skenario. Pada awal kariernya, ia mengikuti berbagai kompetisi penulisan skenario. Setelah menulis berbagai skenario untuk film televisi (FTV), Johansyah mendirikan rumah produksi bernama DHF (Dari Hati Film atau DHF Entertainment) bersama Jay Sukmo, Dedy Syahputra, Roy Candra Yudha, dan Suharno.[2] Debutnya sebagai penulis skenario film layar lebar terjadi pada tahun 2015 melalui film Catatan Akhir Kuliah, yang memperoleh nominasi Piala Citra pada kategori Penulisan Skenario Adaptasi Terbaik.

Hingga kini, sederet film telah lahir dari tangan Joe. Di antaranya Saranjana, Iblis Dalam Kandungan 2, Angel Pol, dan terbaru Kuyank, yang saat ini tengah tayang di bioskop seluruh Indonesia.

Post Comment