Rakornis Parekraf 2026 : Panel Sesi II “Penguatan Basis Data dan Kajian Ilmiah”
Banjarmasin. Pada Diskusi Panel sesi kedua yang dipantu moderator Putri Pariwisata Nusantara 2025, Raudhan, dalam Rakornis Parekraf ini mengambil tema “Penguatan Basis Data dan Kajian Ilmiah untuk Meningkatkan Pertumbuhan Ekonommi di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif” dengan menghadirkan narasumber dari Badan Pusat Statistik dan dari Fakultas MIPA Universitas Indonesia.
Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Selatan, disampaikan oleh Mukhamad Mukhanif, S.Si.,M.Si. Kepala BPS Provinsi Kalimantan Selatan dengan paparan tentang Peran Pariwisata & Ekraf dalam
Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Kalimantan Selatan. Dalam paparannya terungkap bahwa terdapat 19,36% Pelaku Perjalanan ke Kalimantan Selatan tidak melakukan aktivitas wisata, hal ini perlu menjadi perhatian karena menjadi lost oportunity dalam pariwisata Kalsel.

Selanjutnya paparan disampaikan dari Fakultas MIPA Universitas Indonesia oleh Dr. Phil. Hendricus Andy Simarmata, S.T.,M.Si (Urban Planing Expert) tentang TOURISM ECONOMY: LINKING TOURISM DEVELOPMENT TO ECONOMIC GROWTH. Meskipun PDRB per Kapita Kalimantan Selatan selalu
bertumbuh, jika dibandingkan dengan perkembangan provinsi lainnya di Pulau Kalimantan, Kalimantan Selatan jauh berada di bawah Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Tengah. Namun demikian Pariwisata Kalsel memiliki kontribusi yang lebih tinggi dari mayoritas provinsi di Kalimantan. Ini dapat diartikan bahwa pariwisata Kalsel memiliki potensi pengembangan lebih lanjut dengan ekosistem
pariwisata yang relatif sudah siap. Namun jika ingin menjadi sektor prioritas (melihat Bali dan DIY) maka kontribusi didorong ke 10%.




Post Comment